Database terdiri dari tabel-tabel yang saling terelasi. Kebutuhan informasi pengguna akhir lebih sering melibatkan beberapa tabel dibandingkan hanya satu tabel saja. Untuk itu sangat penting sekali untuk bisa membuat perintah pengambilan data dari beberapa tabel sesuai dengan kriteria dari pengguna. Untuk mengambil data dari beberapa tabel bisa digunakan JOIN. Terdapat beberapa jenis JOIN, dimana masing-masing memiliki kegunaan yang berbeda-beda. Agar dapat memanfaatkan jenis-jenis JOIN dengan tepat, maka pemahaman terhadap masing-masing jenis JOIN sangat penting sekali.
FROM <namatabel1> <jenis join> <namatabel2> ON
<namatabel1.fieldA1>=<namatabel2.fieldB2>
WHERE <kriteria (jika ada)>
1. Inner join
INNER JOIN digunakan untuk menampilkan data dari dua tabel, dimana data yang ditampilkan adalah data yang beririsan, artinya data ada di kedua tabel.
FROM t_Departments A INNER JOIN t_Employees B
ON A.ID = B.department
2. Left outer join
LEFT OUTER JOIN akan menampilkan semua data dari tabel di sebelah kiri pernyataan JOIN, dan data yang beririsan saja dari tabel sebelah kanan. Apabila terdapat record yang tidak memiliki pasangan dari tabel di sebelah kiri, maka akan dipasangkan dengan NULL
FROM t_Departments A LEFT OUTER JOIN t_Employees B
ON A.ID = B.department
3. Right outer join
RIGHT OUTER JOIN memiliki fungsi yang sama dengan LEFT OUTER JOIN. Bedanya, pada RIGHT OUTER JOIN akan menampilkan semua data di sebelah kanan pernyataan JOIN, dan hanya data yang beririsan untuk tabel di sebelah kiri pernyataan JOIN.
FROM t_Departments A RIGHT OUTER JOIN t_Employees B
ON A.ID = B.department
4. Full outer join
FULL OUTER JOIN digunakan untuk menampilkan semua data dari dua tabel. Perintah ini merupakan penggabungan daripada LEFT dan RIGHT OUTER JOIN. Di mana record yang tidak memiliki pasangan dari kedua buah tabel akan tetap ditampilkan dan dipasangkan dengan NULL.
FROM t_Departments A FULL OUTER JOIN t_Employees B
ON A.ID = B.department
5. Subquery
Sub Query merupakan perintah query yang terdapat di dalam suatu kriteria dari query tertentu. Biasanya disebut dengan nested (bersarang). Penulisan sub query melibatkan keyword IN.
FROM <nama tabel1>
WHERE <field kriteria> IN
(SELECT <field kriteria>
FROM <nama tabel2>
WHERE <kriteria (jika ada)>)